Tampilkan postingan dengan label kontemplasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kontemplasi. Tampilkan semua postingan

Bagaimana Mengembangkan Fitrah Manusia?

Seorang darwis melapor kepada polisi bahwa seluruh harta dunianya dicuri. Para polisi mengecam bahwa orang yang mencuri seluruh harta darwis itu pastilah sangat jahat. Mereka bekerja keras dan akhirnya menemukan pencurinya yang membawa harta darwis itu.

Mereka mengambil mengambil selimutnya dan kemudian memberikannya kepada sang darwis. "Ini baru awal. Kami tak akan berhenti mengejarnya sebelum menemukan seluruh harta anda lainnya."

Bagaimana dengan Sudut Pandang Anda?

Sikap Adalah cara memandang terhadap sesuatu hal atau kejadian. Sesuatu hal bisa Anda pandang sebagai sesuatu yang positif atau negatif bergantung pada pilihan Anda.
Contoh sikap ini aalah cerita mengetani dua orang salesman sebuah pabrik sepatu yang dikirim ke Afrika untuk melihat bagaimana peluang untuk membuka pabrik di afrika.

Mindset SUKSES

Ada banyak hal menarik pada ebooknya Jennie S Bev, salah satu diantaranya saya mengutif beberapa pemikiran beliau dari ebook yang diberi judul mindset SUKSES ini.

Sukses adalah suatu keyakinan (beliefe) yang memberi dasar semua perbuatan yang merupakan respon dan interpretasi dari kejadian sehari-hari, termasuk ketika mengalami kegagalan. Seorang sukses selalu bersyukur dengan apa yang ia miliki hari ini dan akan miliki di masa depannya.

Ia tidak menangisi masa lalu, tidak mempermasalahkan hal-hal yang tidak ia miliki, tidak mempermalahkan mengapa orang lain tidak melakukan sesuatu untuknya, dan ia tidak mempermasalahkan milik orang lain.

Ia merasa cukup dengan dirinya sendiri karena, toh, ia adalah sukses dan sukses adalah ia. Selfsufficiency and an awareness of it. Swadaya dan adanya kesadaran akan hal itu adalah kuncinya.


Visit her blog in: http://jenniesbev.typepad.com/

Cara Menjadi Kreatif

Dalam bukunya Julius Candra, Kreativitas: Bagaimana menanam, membangun dan mengembangkannya, dikatakan bahwa kreativitas adalah kemampuan mental dan berbagai jenis keterampilan khas manusia yang dapat melahirkan pengungkapan yang unik, berbeda, orisinal, sama sekali baru, indah, efisien, tepat sasaran dan tepat guna.

Dari pengertian di atas, dalam arti khusus, dapat disimpulkan dengan beberapa kata kunci, kreatif yaitu padu atau paduan, kombinasi, pengaitan dan penembusan terhadap medan pengertian baru. Artinya ada sesuatu yang baru sebagai hasil cipta karya orisinal tanpa meniru secara utuh.

Berangkat dari pengertian-pengertian di atas ternyata saya tidaklah kreatif karena sebagian besar konten blogku hasil dari kliping dan copas...wekekek... namun demikian bagiku itu adalah permulaan yang cukup baik, ya nggak? Daripada tidak sama sekali. Tokh ngeblog itu ... gratis. Lagian saya tidak selalu melakukan copas secara utuh (kecuali untuk blog yang english version coz emang agak mumet sih).

Terkadang saya merasa iri kepada sobat-sobat. Saat saya melakukan blog walking, banyak kutemui blog-blog yang very excellent dengan pengaturan yang rapi, konten yang berbobot, waaahh pokokna mah banyak sekali yang belum saya bisa. Kelihatan nubina euy sayah teh. Dibanding dengan sobat yang kutemui, blog saya masih jauh dari kata bagus, bahkan blog saya terlihat amburadul en acak adut. Ternyata pula kreatif tidak mengenal usia ya. Lihatlah bayumukti, usianya pasti jauh lebih muda dari saya, tapi saya salut dengan dia, dengan kegigihan dan kreativitasnya. Patut saya acungi dua jempol.

Ikan cucut ikan hiu...lanjut yuuu....!!!

Salah satu cara menjadi kreatif adalah adanya keinginan yang kuat untuk menjadi kreatif. Mengapa demikian? Sebanyak apapun referensi yang Anda baca untuk menjadi kreatif hanya akan hinggap sebentar saja di otak Anda. Anda hanya akan termotivasi saat membaca buku-buku referensi tersebut selanjutnya....itu hanya akan menjadi motivasi sesaat. So...do it selalu, dan yang terpenting adalah biasakan Anda melakukan sesuatu dengan perasaan eureka (perasaan bahagia saat Anda berusaha memecahkan masalah dengan cara kreatif).

Selanjutnya silahkan berlatih untuk selalu berpikir dengan gila yakni bermain-main dengan gagasan, misalnya menggabungkan, mengecilkan, membesarkan, memanjangkan, memendekkan, menyesuaikan, menggunakan secara baru, dan lain sebagainya.

@ kuatpria.com

41 Resep memperoleh ketenangan hati

Sobat gf96, berikut ane posting 41 resep memperoleh ketenangan hati. Mudah-mudahan ada manfaatnya...

Silahkan diresapi en diamalkan tentunya...sobat gf96

YUUUU...

1. Bersyukur apabila mendapat nikmat
2. Sabar apabila mendapat kesulitan
3. Tawakal apabila mempunyai rencana/program
4. Ikhlas dalam segala amal perbuatan
5. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan
6. Jangan menyesal atas suatu kegagalan
7. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan
8. Jangan usil dengan kekayaan orang
9. Ikut berbahagia dan senang atas kesuksesan orang
10. Rendah hati kalau memperoleh kesuksesan
11. Jangan thama kepada harta
12. Jangan terlalu ambisius terhadap kedudukan
13. Kuat menghadapi kezhaliman
14. Tegar terhadap fitnah
15. Bisa mengkur kemampuan diri
16. Bersihkan harta dari yang haram
17. Hormati dan sayangi ibu dan ayah
18. Memberi orang yang meminta-minta
19. Menyayangi anak yatim
20. Jauhkan dari dosa besar
21. Jangan membiasakan dosa-dosa kecil
22. Sering-seringlah berkunjung ke rumah Allah SWT (mesjid)
23. Lakukan shalat dengan ikhlas dan khusu
24. Lakukan shalat fardlu di awal waktu, berjamaah dan di mesjid
25. Biasakan shalat malam
26. Perbanyak dzikir dan do’a kepada Allah SWT
27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat
28. Sayangi dan santuni fakir miskin
29. Rasa takut hanya kepada Allah SWT
30. Jangan marah berlebihan
31. Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan
32. Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah
33. Berlatihlah konsentrasi dan meditasi
34. Penuhi janji bila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab janji itu tidak dapat dipenuhi
35. Bersahabatlah dengan semua mahluk kecuali iblis dan syetan
36. Jangan percaya kepada ramalan-ramalan manusia
37. Jangan terlampau takut miskin
38. Hormatilah setiap orang
39. Berani karena benar
40. Rendah hatilah
41. Biasakan beristigfar dengan hati dan pikiran “astagfirullah wa’atubu ilaih 1000 kali setiap malam

copyright@ kuatpria.com

Bersahabat sepenuh hati

Saya mulai merasakan arti penting seorang sahabat mulai SMP. Sahabat adalah tempat berbagi dan saling dukung. Seorang sahabat adalah lebih dari segalanya. Persahabatan tanpa harus diiming-imingi dan didomplengi oleh kepentingan pribadi, seperti bisnis dan mengharapkan keuntungan sepihak dari temannya. Terkadang seorang sahabat tidak memikirkan dirinya, ia hanya memikirkan sahabatnya saja.

Kita semua pasti telah merasakan arti penting kehadiran seorang sahabat. Tak terkecuali yang telah berumah tangga. Temanku bilang, “seorang istri memang bisa di jadikan sahabat. Tapi terkadang sahabat sejati tidak bisa tergantikan”. Inilah artinya bersahabat sepenuh hati.

@indonet2008

HASRAT UNTUK BERUBAH

Ketika aku masihj muda dan bebas berkhayal,
aku bermimpi ingin mengubah dunia.
Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,
kudapati bahwa
dunia tidak kunjung berubah.

Maka cita-cita itu pun agak kupersempit,
lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku,
Namun tampaknya,
hasart itu pun tiada hasilnya.

Ketika usiaku semakin senja,
dengan semangatku yang masih tersisa,
kuputuskan untuk mengubah keluargaku,
orang-orang yang paling dekat denganku.
Tetapi celakanya,
mereka pun tidak mau diubah!

Dan kini,
sementara aku berbaring saat ajal menjelang,
tiba-tiba kusadari:

"Andaikan yang pertama-tama kuubah adalah
diriku,

Maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan,
mungkin aku bisa mengubah
keluargaku.

Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,
bisa jadi aku pun mampu memperbaiki
negeriku;

Kemudian siapa tahu,
aku bahkan bisa mengubah
dunia!"

-Terukir di sebuah makam di Westminster Abbey, Inggris, 1100 M.

Jangan Berpikir Besar...(?)

Seringkali kita bersembunyi di balik “seandainya”. Seandainya aku kaya tentu saya akan..., seandainya aku punya mobil tentu saya akan...., seandainya aku seperti anda tentu saya lebih......, seandainya aku punya laptop tentu saya akan...., seandainya aku punya akses internet pibadi tentu saya akan...., seandainya aku pintar tentu.... Seribu seandainya akan memberi makan otak Anda agar Anda tidak berbuat sesuatu, tidak jadi menyelesaikan apa yang menjadi proyek anda. “seandainya” menjadi racun yang bisa melemahkan motivasi yang telah Anda bangun dengan susah payah sebelumnya.

Solusinya...? Bersyukur! We have to mensyukuri kemajuan yang telah tercapai sekecil apapun. Sekecil apapun itu, berterimakasihlah pada Allah SWT, ceuk bahasa sunda namah ”henteu ngaleuleungit”. Selanjutnya... ikhlas. Ikhlas bahwa kita berhusnudzan/berprasangka baik kepada Allah SWT. End Then...Ketiga, do it terus. Kerjakan terus tidak dengan setengah hati, tidak menunggu hingga semuanya menjadi sempurna. Jika anda menunggu hingga segala sesuatu nya harus sempurna terlebih dahulu, sama saja dengan menunggu selamanya. Seperti yang telah saya tulis dalam kamutku. Lakukan apapun yang bisa Anda lakukan saat ini. Do it dari yang terkecil dan sekecil apapun itu, laksanakanlah. Bukankah ini sesuai dengan hukum kelembaman, kalau gak salah hukum newton I, ya? Benda yang bergerak cenderung akan bergerak terus, dan benda yang diam akan cenderung untuk diam terus. Begitupun dengan aktivitas, kita akan cenderung dinamis melakukan suatu pekerjaan terus tanpa henti jika kita sebelumnya telah melakukan sesuatu, dan kita akan cenderung statis jika sebelumnya kita hanya diam terus.

Pak Thomas Edison pernah berkata demikian, mudah-mudahan ini menjadi cambuk bagi kita semua termasuk saya, “99% ide, 1% laksanakan ide”. Sound old memang ya, tapi ya ora opo-opo saya angkat lagi ke permukaan coz sekedar menghangatkan ingatan kita (kitaaa? Elu aza kali gue enggakkk!!....). Yup, Pak Thomas pun dalam menemukan kawat bohlam wolfram tidak langsung menemukan benda itu hanya dalam sekali waktu dan satu kali penemuan. Ada prosesnya, bahkan untuk menemukan kawat tersebut sebelumnya beliau mesti menemukan 1000 kawat yang tidak bisa dipakai untuk bohlam. See, kita (kitaaa? Elu aza kali gue enggakkk!!....) lihat dari kacamata “do it” nya aza ya, jangan dilihat dari sudutpandang kegagalannya.

Result oriented itu baik, but if you think that terus, so... kapan kita melakukannya? Orientasi sesuatu yang besar di depan memang sangat bagus, tapi jika Anda berpikir instan untuk mendapatkannya, saya yakin itu malahan akan menjadi penghalang bagi Anda, bahkan bisa melemahkan semangat jika memang hasil tak kunjung menemui Anda (karena memang ini masalah waktu). Anda tidak akan pernah menjadi besar jika Anda selalu berpikir besar.

So...jangan berpikir besar.

Posting by eEng | indonet2008.blogspot.com

trik-trik...an

tahu caranya bagaimana kita mau sukses??????????
mudah-mudahan trik ini berguna :
1. jangan menyesali apa yang sudah terjadi
2. siapkan konsep
3. tidak gampang menyerah
4. maanfaatkan waktu se efektif mungkin
5. dewasa dalam berfikir
6. bertindak dan buah jauh-jauh jauh sekali dalam fikiran kita rasa takut.....
7. jangan lupa berdoa......

posting by: firman

time..........coy

tahukah coi apakah itu waktu???????
ya waktu........ini penting kita pikirkan.....
waktu ......sungguh merupakan fenomena menakutkan......."demi
masa(waktu)..sesungguhnya manusia itu ada dalam kerugian, kecuali bagi
orang-orabg yang beriman dan beramal sholeh dan saling berbagi dalam kebaikan dab kesabaran......." sudahkah kita renungkan kita habiskan to apa waktu kita yang ke belakang.......mari kita merenung bersama to menjadi lebih baik.......jadikanlah hari ini lebih baik dari hari kemarin....terus terus dan terus...........
i love u brother

posting by firman

Bagaimana tentang firasat menurut Anda?

posting by: eEng

Apapun itu namanya -- suara hati, intuisi, bisikan hati, feeling, firasat – kebanyakan dan seringkali di antara kita mengabaikannya. toh itu hanya perasaan kita saja, mengapa harus dituruti, itu tidak rasional, mari saya analisis kembali. Begitu mungkin kita beranggapan selama ini.

Actually, Kalau kita mau lebih peka dan memperhatikan lebih jauh, itu sebenarnya firasat. Bagi sebagian orang firasat dianggap sebagai magic. Malahan bagi sebagian orang lainnya bilang bahwa firasat atau apapun itu namanya bisa dikaji secara ilmiah.

Denning dan Phillips dalam bukunya, psychic self-defense & well-being, mengatakan bahwa tiap orang terdiri dari susunan majemuk dari badan, perasaan, pikiran, dan roh yang saling berinteraksi tanpa henti. Setiap orang memiliki naluri dan fungsi emosional yang merupakan sistm saraf tubuh, imajinasi, dan hal-hal yang tidak kita sadari. Mungkinkah firasat datang dari interaksi antar perasaan, pikiran, roh, dan imajinasi? Yang pasti ini salah satu faktor ilmiah, selain memang ada tangan tuhan yang ikut berperan dalam memberitahu kita.

Lalu pernahkan anda merasakan bahwa ada sesuatu yang janggal dari apa yang akan kita lakukan? Adakah suara hati kecil Anda merasakan mengapa kita mesti melakukan hal-hal tertentu dan terkadang melalui bisikannya yang halus dan tidak pernah kita sadari ia juga memberikan saran kepada kita untuk tidak melaksanakan rencana kita?

Saya pernah merasakannya, bahkan ibu saya pun merasakan kenapa saya harus melaksanakan rencana itu. Namun my mother pun tidak memiliki alasan logis untuk mengatakan tidak kepada saya sehingga, anda bisa menebak, tidak ada sepatah katapun dari mulut ibu saya yang manis terkatakan larangan atau sesuatu apapun kepada saya, alias beliau hanya memendamnya di hati. Demikian juga saya, padahal nyata-nyata berbagai firasat itu datang dari istri saya dan tingkah laku anak saya yang aneh-aneh. Saya banyak menemui kejanggalan sebelum peristiwa yang begitu menghentakkan kami itu terjadi. Tapi saya tidak pernah memperdulikan itu semua, yang penting analisis rasional saya mengatakan itu harus dijalankan. Kira-kira setahun yang lalu dari saat saya posting tulisan ini, akhirnya sebuah peristiwa besar menimpaku, menimpa keluargaku. Belakangan ibu mengatakan kepada saya bahwa hatinya selalu mengatakan bahwa apa yang akan saya kerjakan akan membawa petaka. Anda tentu bertanya mengapa ibu saya tidak mengingatkan kepada saya? Sudah. Namun akhirnya ibu menyetujui analisis saya setelah saya beri pengertian dengan rasionalitas saya. Saya ambil hikmahnya saja, begitu banyak yang harus saya mengerti dari hidup ini. Hingga saat ini saya tidak akan pernah melupakannya, dan sampai kapanpun. Dan hingga saat ini rasa sayangku kepada kedua orangtuaku menjadi bertambah luar biasa. Very..very...very. Mah...Pa..ijinkan saya untuk lebih mencintaimu.

Naha jadi curhat kieu ieu teh...geus lah it’s older day (naon deui eta teh...). itu masa lalu. Saya ambil salah satu point saja dari pembelajaran tersebut nyaeta tentang firasat. Tah barudak, mungkin tidak hanya dari satu peristiwa saja kita mengalami firasat. Firasat itu datang begitu saja menghampiri. Konon katanya itu adalah bisikan malaikat. Dan konon pula katanya itu bisa di asah secara batiniah yaitu dengan pendekatan kepada Sang Maha Pencipta.

Jika diilmiah-ilmiahkan mungkin itu masuk kedalam ilmunya psikologi tepatnya para psikologi (sepertihalnya paranormal, metafisika, metakondisi atau biasa di sebut bioritme tea, coba look at my website percobaan tea http://bioritme.wordpress.com). Tapi itu merupakan turunannya atawa dalam bahasa matematikana mah diferensial lawan dari integral (asiiiik... Fismat meunang A... euy). Wekekekekkk...

Geus ah...


Keteraturan

Mengapa kondisi-kondisi alamiah selalu mengikuti keteraturan (waktu)? Memiliki fungsi terhadap waktu?

Eksistensi fenomena fisis yang berada di alam semesta (macrokosmos) akan membentuk pola-pola yang sangat teratur dan apik. Sepertihalnya manusia memerlukan keteraturan dalam hidupnya. Agar hidup sehat manusia perlu memiliki pola makan, istirahat, dan bekerja dengan teratur. Siang dan malam akan silih berganti dengan ukuran waktu yang teratur. Sistem tatasurya yang sedang kita tempati dan mumpuni ini bertawaf terhadap noktah galaksi dengan teratur. Dan, galaksi-galaksi yang ada di alam semesta kini dengan khusunya sedang mengabdi terhadap suatu titik hypergalaksi. Kita semua tahu bahwa Allah SWT tidak menciptakan segala sesuatu ini dengan sia-sia dan tanpa perhitungan. Sehingga ilmuwan besar abad 20, Einstein, pun sampai pada filosofinya yang sering kita dengar, “Tuhan tidak pernah bermain dadu”.

Diambil dari http://bioritme.wordpress.com

Ingin Masuk Surga?

Suatu hari jumat aku melaksanakan kewajiban selaku umat muslim, tak salah lagi yakni shalat jumat.

Jujur saja, pagi hingga menjelang siang aku sedikit bertengkar dengan istri sehingga ada perasaan dongkol di hati. Aku sih yang bersalah. Aku terlalu be’te dengan hari-hariku. Itu semua karena perasaanku yang belum pernah merasakan nikmatnya hasil dari kerja kerasku dalam dunia bisnis internet. Sehingga perasaan dongkol itu juga selalu terngiang-ngiang dalam hati dan kubawa-bawa ke dalam mesjid.

Tepat! Aku tidak mensyukuri diri. Mengapa aku mesti bete. Padahal jelas-jelas di setiap hari yang kulalui selalu ada peningkatan diri, yaitu dengan bertambahnya ilmu, bertambahnya kondisi (apapun itu yang kupunya). Sadar ataupun tidak, di setiap saat pasti ada kemajuan dalam diriku, sekecil apapun itu. Biarpun manusiawi... mungkin semua perasaan itu seakan hilang setelah aku memikirkan apa yang belum kuraih.

Ah sudahlah, tidak perlu menyimpang terlalu jauh dari yang ingin aku katakan sebelumnya dalam tulisan ini. Aku ingin mengatakan bahwa ada empat hal yang kupetik dari khutbah jumat yang kuikuti sat itu. Semoga Allah SWT berkenan kepada aku untuk memberikan pahala lewat tulisan yang kusampaikan kepada siapapun yang mengunjungi blog ini. Mengapa? Karena aku pun merasa belum sepenuhnya melaksanakan semua perintah-Mu...Ya Allah...

OK. Ada empat hal yang sangat mudah kita lakukan jika ingin masuk surga:

  • Sebarkan salam
  • Panjangkan silaturahmi
  • Memberi makan orang
  • Shalat tahajud

Tidak perlu aku jelaskan lagi dari tiap-tiap poin di atas karena aku yakin anda lebih faham dengan semua itu. Malahan aku yakin tidak hanya faham sebatas definisi semata, melainkan sudah menjadi makanan sobat setiap waktu.

Kalau begitu, aku yang menyampaikannya merasa tidak pantas dong! Tidak apa-apa lah, yang penting aku telah berusaha mengingat dan melaksanakan sebuah hadis yang berbunyi: “sampaikanlah walaupun hanya satu ayat”.

Hati-hati dengan suara hati...

Hati adalah eksistensi Allah SWT di dalam diri. Ada 99 sifat asma Allah yang bersemayam dalam hati. Tanyakanlah tentang sejuta pertanyaan baik itu tentang kehidupan dunia atau akhirat, hati akan menjawabnya dengan jujur.

Dalam bukunya, ESQ, Ary Ginanjar Agustian menyebutkan bahwa hati adalah sumber kecerdasan spiritual. Jika anda ingin melatih kecerdasan spiritual, mulailah dari hal-hal yang terkecil. Gunakan kata hati anda untuk mendapatkan solusi dari setiap persoalan yang sobat hadapi.

Berikut contoh yang saya ambil dari bukunya ESQ Ary Ginajar Agustian (hanya contohnya saja saya ambil asli dari bukunya, tanpa ada perubahan kata), halaman 114, tentang contoh sederhana melatih kecerdasan spiritual dalam kehidupan sehari-hari:

Mungkin selama ini, setelah mandi, Anda gantungkan handuk dengan sembarangan, suara hati Anda akan bicara: “rapihkan dengan sempurna!” Ikutilah, itu adalah suara hati Sang Maha Teratur, Al Baasri’ (Sang Maha Menata Keteraturan).

  • Saat membuang karcis tol, mungkin Anda membuang dengan seenaknya, tetapi ada suara hati yang berbicara: “Jagalah kebersihan!” Ikutiah, itu adalah suara Sang Maha Bersih, Al Hafiidz (Yang Maha Menjaga).
  • Mungkin selama ini Anda sering berbohong, suara hati akan berbicara: “jujurlah!” Itu adalah suara Sang Maha Benar, Al Mu’izz (Yang Maha Membeningkan) dan Al Haqq (Yang Maha Benar).
  • Mungkin Anda memberikan sumbangan sumbangan kepada orang yang tidak punya. Kemudian Anda merasa riya dan sombong. Tiba-tiba ada suara yang samar-samar berbicara: “Jangan mencari pujian!” Ingatlah, itu suara hati “hati-hati”, Al Raqiib (Sang Maha Pembaca Rahasia).
  • Anda baru saja membeli mobil baru, ada suara hati berbisik: “Jangan sombong!” Ingatlah, itu suara hati Sang Maha Kaya, Al Ghaniy (Sang Maha Kaya).
  • Anda sedang putus asa, tiba-tiba ada suara hati yang menyemangati: “Teruslah berusaha!” Itu adalah suara hati Sang Maha Besar, Al Matiin (Yang Maha Menggenggam Kekuatan).
  • Anda melihat orang miskin yang sedang kelaparan, ada suara berbisik: “Bantulah!” Itu adalah suara hati Sang Maha Penolong dan Ar Rohman (Sang Maha Pengasih).
  • Anda sedang malas dan tidak disiplin, ada suara hati yang lantang bertukas: “Disiplinlah!” Itu suara hati Sang Maha Teratur, Al Wakiil (Sang Maha Pemanggul Amanat).
  • Anda baru saja mendapat rezeki. Tiba-tiba ada suara halus yang berkata: “Ingatlah kepada yang lain!” Hati-hati, itu adalah suara hati Ar Razza (Sang Maha Penabur Rezeki) dan Al Wahhaab (Sang Maha Penganugerah).

Mungkin dengan contoh tersebut sobat lebih memahami hakikat suara hati. Yuk kita bersama-sama melatih kepekaan suara hati kita. Terus terang, saya juga terkadang susah kok melakukannya. Susah karena selain selalu lupa dengan apa yang harus saya kerjakan dalam pembelajaran ini, juga ruang kecerdasan saya harus berebutan antara hati dengan otak dalam arti setiap hati berkata, otak akan memberikan analistis menurutnya sendiri. Mungkin jika bareng-bareng melatih “kata hati” (meminjam kata Erbe Sentanu) dengan sobat, si hati akan lebih kuat melawan “rasionalitas semu” dari otak kita. Yuuuuuu...!!!

Kreatifitasku datang pada malam hari

Semua orang punya waktu masing-masing untuk menumpahkan kreatifitasnya. Pun begitu dengan aku. Biasanya waktu malam menjelang, itulah waktu yang paling aku suka. Di waktu malam, aku merasa bebas untuk menumpahkan segala yang ada di otakku via komputer, atau sekedar untuk membuat coretan-coretan di atas kertas, membaca, atau bahkan berpikir tentang apa saja yang menjadi proyek pribadiku. Apakah itu sebuah system dalam mencari uang via internet atau secara offline, ataukah hanya sekedar mencari celah-celah inspirasi bagaimana caranya mendidik anak supaya menjadi anak yang baik, solehah, pintar, tidak pendiam dan introvert sepertiku. Tentunya aku merasakan full freedom dengan waktu ini. Merasakan bebas dari berbagai gangguan luar dan dalam.

Entah mengapa, tiap malam juga aku ingin merasa sendirian, tidak mau ada orang lain yang mengganggu, pun istriku sendiri, yang nyata-nyata dulu waktu bikin si najla (anakku) pada malam hari...hahaha. Entahlah, aku merasa nyaman saja saat bersendirian.

Pada siang hari jelas aku merasa tidak tenang dari berbagai interupsi, seperti panggilan telpon lah, tangisan si anak lah, ketawa ketiwinya anakku dan teman-temannya anakku yang bermain di teras rumah. Yang jelas itu semua mengganggu konsentrasi untuk berkontemplasi, merenung, dan berpikir. Di waktu siang tentunya ada perasaan tidak enak kalau aku harus terlihat bengong atau duduk di depan komputer terus-terusan oleh mertuaku. Bisa dianggap apa aku ini. Pemalas lah, menghabiskan listrik lah, atau apalah....aku merasa gak enak aza. Maaasa...saat ibu mertua, adik ipar, dan istriku setiap pagi disibukkan dengan pekerjaannya masing-masing (but-bet kaditu kadieu), sementara aku harus ayik-asyikan di depan komputer, kan enggak enak tho (setuju tidak?). Apalagi anakku suka menangis pingin sama mamahnya terus. Otomatis aku harus rela meninggalkan hobi dan pekerjaanku untuk mengasuh si kecil najla. Pekerjaan? Ya, ini menurutku... karena aku mencari uang pun harus dengan pemikiran. Bagiku ini pekerjaan karena dalam diam aku tidak pernah diam. Aku terus menerus membuat, membangun, dan menciptakan system. Aku juga punya target yang belum pernah tercapai hingga saat ini. Masing-masing wae atuh, bener teu? Naha teu cape kitu aing? Saruaaa capek aing oge...(mohon dibaca dengan nada yang agak tinggi dan penuh emosi..wekekekekkk).

Terus... bukannya apa-apa juga, siang hari aku tidak mesti seharian di depan komputer karena aku takut dijadikan kambing hitam dan akhirnya di sebut sebagai tersangka utama orang yang menghabiskan listrik di rumah(alias pembayaran listrik jadi membengkak gitu lho...wekekeke...). Padahal watt-an listrik komputer tidak seberapa dibandingkan dengan televisi, kan? Eh..Di RMI-ku (rumah mertua indah) ada lima TV lho. Hampir tiap kamar ada TVnya, termasuk di rumah ku (eh kamarku), itu kan yang harus disalahkan. Hehe...padahal hampir tiap malam juga ketang aku sering standby di depan komputer, bahkan sampai pagi. Aku habisin tuh listrik biar jebol...jebol sakalian....

Malam hari, bukannya begadang seperti kebenyakan, malahan aku tidak pernah tidur setiap malam. Aku baru tidur sekitar udah lohoran, mungkin bisa sampai maghrib (kalau yang ini harus dong...aku tidak peduli dengan perasaan malu pada mertuaku).

Sudahlah sobat, aku tidak mau buka kartu dan aibku sendiri (padahal sudah barusan..hehe). Naha jadi melenceng jauh tina judul euy pembahasanna...Geusw lah, yang penting aku merasa terpuaskan di saat-saat waktu tenang itu (yaitu malam hari). Seperti yang telah aku sebutkan, aku merasa full fredom, bebas berekspresi, bebas merdeka dari kepenatan, pokoknya bebas segala-galanya lah. Aku selalu menunggu malam. Bagaimana dengan sobat? Kapankah waktu istimewa bagi sobat-sobat GF saat merasa full freedom seperti aku?

Kebenaran

Saat saya melakukan survey emas di daerah “X”, saya sempat bercakap-cakap dengan seorang kakek yang tinggal di daerah itu. Isi percakapan kami ngalor ngidul karena memang dia sangat sarat oleh pengalaman. Mulai dari pembicaraan tentang makanan khas daerah setempat sampai sejarah perjuangan indonesia sebelum jaman kemerdekaan. Malahan kesimpulan saya, si kakek itu adalah seorang pejuang yang tak pernah mendapatkan penghargaan dari pemerintah, sekalipun berupa lencana penghargaan atau piagam atau apalah...saya tidak tahu.
Ada sepenggal obrolan diantara kami, yang menurut saya sangat interes. Begini ceritanya, yuk kita mulai saja.

Ia mulai angkat bicara lagi memecah kesunyian diantaran obrolan kami yang sempat terputus karena interupsi goyangan dangdut di televisi. Lanjutnya, “kebenaran itu relatif dan mutlak. Relatifnya karena kebenaran itu ada empat angel (sudut pandang) yaitu:
Bener ceuk sare’at
Bener ceuk batur
Bener ceuk urang
Bener ceuk pamarentah”
Kalau diartikan dalam versi indonesianya kurang lebih begini:
“Benar menurut syariat
Benar menurut orang lain
Benar menurut saya
Benar menurut pemerintah”
Dia melanjutkan, “benar kata orang lain, belum tentu benar menurut saya. Benar kata pemerintah belum tentu benar menurut orang lain atau menurut saya. Bener kata saya, belum tentu benar menurut syariat....dst...dst..”.
Dalam hati saya bertanya (dan tentunya langsung saya tanyakan pada si kakek), “jadi bagaimana kek untuk menentukan kebenaran itu, ukurannya apa, dimana kita harus belajar sehingga menemui pengetahuan yang betul-betul benarnya tentang kebenaran. Apakah kita harus belajar pada kiai-kiai di pesantren, guru-guru, atau profesor doktor sepeti pembimbing skirpsi saya?”
Apa jawabnya? “Ah tidak perlu jauh-jauh…disini,” kata si kake sambil menepuk-nepuk dada dengan ekspresi muka yang tetap serius.
“Maksud Kakek, hati?”, tanyaku menyelidik.
“Ya”, jawabnya dengan penuh percaya diri, “itulah kebenaran mutlak”, lanjutnya menambahkan.

Begitu sepenggal obrolan saya dengan si kakek. Lalu dimana menariknya? Begini, selama ini saya telah membaca Quatum Ikhlasnya Erbe Sentanu, ESQ nya Ary Ginanjar, etc, bahkan Misteri Energi Istigfarnya Muhamad Muhyidin, yang saya dapatkan hanya sebatas tahu tanpa memahami, bahkan saya sering lupa. Saya baru menyadari bahwa hati lah sumber kekuatan untuk menentukan kebenaran yang hakiki.
Aneh juga perasaan, ternyata saya memerlukan orang yang secara langsung mengatakan hal itu kepada saya. Kalau tidak, mungkin saya tidak bisa menulis tentang ini di blog kesayangan kita...hehe . Lewaaaat...
Saya adalah orang yang percaya bahwa hati adalah god spotnya Allah SWT. Hakikatnya, nama-nama Allah yang 99 itu, telah Allah SWT turunkan ke hati manusia. Anda harus percaya, untuk menentukan sesuatu benar-salah, tanyakanlah kepada hati jangan kepada otak, apalagi kepada rumput yang bergoyang...Mengapa? Anda benar... otak seringkali menipu, sedangkan demi Allah, hati tidak akan pernah menipu anda sekali pun. Dan ini tidak perlu saya berikan contoh.
Dengan demikian, berdoalah dengan hati saat anda memunajatkan hajat anda kepada Allah SWT, sebab mana mungkin cinta anda akan diterima oleh calon kekasih anda, sedangkan saat anda mengatakan cinta, muka anda ngeles kaditu kadieu, bener teu? Shalatlah dengan menggunakan hati, bersedekahlah dengan hati, insya allah anda melaksanakan semua itu dengan ikhlas.
Sepertinya terlihat hambar apa yang saya paparkan di sini. Apakah tulisan saya ini tidak menyentuh hati anda? Yaaa... mungkin itu disebabkan saya menuliskannya tidak dengan hati...hehe. Tapi cobalah anda membaca minimal tiga buah buku yang saya rekomendasikan di atas. Saya sempat membaca buku itu sampai tiga balikkan dari tiap-tiap buku lho. Bukan karena tidak ada lagi buku yang harus saya baca, melainkan karena memang terasa nikmat saat membaca buku itu. Dan tentunya karena buku-buku itu ditulis dengan hati.....

Pelajaran buat kita

Sobat, saya pernah menyaksikan orang yang sedang dalam sakaratul maut yaitu nenek dari istri saya, dan menyaksikan dikebumikannya orang yang telah meninggal. Semua keluarga mulai dari anak, cucu, cicit, tetangga, orang terdekat berkumpul bahkan orang-orang yang mungkin selama ini memusuhinya datang untuk mendoakan dan ikut terharu menyaksikan peristiwa tersebut. Mungkin di kepala masing-masing orang, saat menyaksikan peristiwa itu, mempunyai pikiran berbeda sesuai dengan kadar kemampuan pikir masing-masing pula. Tapi saya rasa, semua orang yang hadir pada waktu itu dalam satu persepsi yang sama, yaitu rasa haru, sedih, kasihan, dan mungkin ada yang jauh ke depan memikirkan alam akhirat.

Sobat, samakah perasaan anda dengan saya, perasaan ketika sobat pun menyaksikan peristiwa yang sama dengan saya? Peristiwa itu memang membuat bulu kuduk berdiri. Pikiran melayang jauh ke alam akhirat (walaupun belum pernah, tapi demi Allah kita semua pasti) tempat kita mempertangungjawabkan semua amal perbuatan kita selama hidup di dunia. Ih serem….saya membayangkan saat malaikat mendatangi orang yang akan dipisahkan antara roh dan jasadnya. Lalu malaikat mulai mencabut roh orang tersebut tanpa perasaan. Sakit nggak ya saat roh kita dicabut dari jasad kita nanti? Aduh bagaimana nantinya dengan giliran kita? Dalam sebuah buku yang pernah saya baca, bisa diibaratkan lebih sakit ketika kita sedang dicabut nyawa dari pada tiga ratus tusukan pedang yang menghujami tubuh kita... nauduzubillah.

Sobat, saya juga telah menyaksikan orang meninggal yang sedang dikebumikan, begitu terharu..menyesakkan dada…dunia seakan sempit..seribu perasaan bercampur aduk. Saya seakan kejatuhan langit runtuh. Kaki serasa tidak menapak bumi alias hararampang.

Inilah kekuasaan allah yang tidak bisa kita halangi. Apapun pasti terjadi tanpa sekehendak kita dan atas kuasa dan kehendak-Nya. Kadang kita merasa Allah SWT begitu tega merebut sesuatu dari kita saking merasa hancurnya perasaan. Seribu cacian dalam diri yang tak bisa terlontar, kita telan bulat-bulat. Kita tidak punya kuasa apapun sobat. Entahlah, semua memang sudah begitu. Semua sudah tertulis dalam kitab “....” (saya lupa lagi namanya), sebuah catatan perjalanan hidup kita di dunia. Kitab ini berisi catatan tentang kapan kita terlahir ke dunia, kapan kita nantinya akan meninggal, apakah kita menjadi orang baik-baik selama hidup di dunia, ataukah kita menjadi orang yang selalu meresahkan masyarakat. Semuanya telah tertulis di sana. Laku lampah kita sepersekian detik tidak akan pernah luput dari perhatiann-Nya, sobat.

Sobat, mungkin sobat sama seperti saya, pernah menyaksikan hal seperti di atas. Apa yang sobat dapat ambil dari pelajaran tersebut menunjukkan seberapa jauh kontrol keimanan kita. Bukankah Allah SWT telah menyuruh kita untuk ikut mengantarkan orang dan menyaksikan dikebumikannya orang yang telah meninggal? Itu semata-mata agar kita semua mengingat mati. Sungguh sangat benar firman Allah, orang yang jadul dan baong burahay sekalipun akan luluh lantak hatinya ketika menyaksikan dikebumikannya orang yang telah meninggal tersebut. Inilah tandanya rahmat Allah turun kepada kita, Semoga Allah SWT menjadikan kita sebagai orang yang selalu mendapat nikmat dan rahmat Allah SWT.

Sedangkjan bagi orang yang tiada merasakan sesuatu apapun dan tidak bisa mengambil suatu pelajaran apapun dari peristiwa tersebut...sungguh...hatinya begitu jahat, telah mengerak, keras, kering kerontang dan entahlah apalagi... pokoknya dia adalah orang kejam seperti penjahat-penjahat jaman jahiliyah. Naudzubillah summa naudzubillah...semoga Allah menjauhkan kita dari orang seperti ini, karena orang seperti ini akan dijauhkan dari rahmat Allah SWT. Sekali lagi, Naudzubillah summa naudzubillah.

Kontemplasi

Posting by: engkus (eeng) kusmana

Bro semua..., ini sebagian kata-kata mutiara (baca: kamut) yang selama ini ku saya kumpulkan. Selama ini pula, kamut itu telah menemani hidupku...makcuzna terus selalu kubaca di waktu senggang ataupun sibuk (wealah...). Udah ya baca aza, atawa mun rek dikopi, kopi we heula ka plesdis or kompi ente (da disket mah geus teu jaman) supaya tenang mengkajina. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi bro-bro anak gf sekalian... or saha we anu tak sengaja berkunjung ka blog urang.

Kuz yakin...mun bro-bro sekalian dah baca, bakalan terpengaruhi..lah...dengan sarat diresapi dulu satu kamut, baru meloncat ke kamut berikutnya. Sok lah cobaan kadinya...raos geura...

Ini dia kamutku:

  • Hiduplah kamu dengan keras, kenikmatan tidak akan tetap selamanya (Nabi Muhammad SAW)
  • Hidup-berbuat-mengetahui: kadang hal menyebalkan akan membekas lama dalam ingatan kita. Kerugian bisa dialami siapapun maka kesuksesan jadi milik semua. Hanya yang mampu membalikkan kegagalan dan menembus rasa takut dan ragu akan menemukan jawaban yang di luar nalar. Berarti hidup harus berbuat dan tuhan memberitahu. Dia-lah sumber kekuatan dalam segala problem. Mulai saat ini jangan ragu untuk hal yang tidak mungkin. Selama itu benar..hidup cuma sekali dan sebentar (dedi sumarhadi...he is my brother)
  • Menunggu agar kondisi yang sempurna tercapai sama juga dengan menunggu selamanya
  • Tuhan memberikan masalah sekaligus solusinya
  • Tindakan mengalahkan ketakutan
  • Jika Anda percaya, pikiran anda mencari jalan untuk melaksanakannya
  • Orang yang berpikir pekerjaannya penting, Mendapat isyarat mental tentang bagaimana melakukan pekerjaannya dengan lebih baik
  • Berbicaralah hanya tentang kebahagiaan, berbicaralah hanya tentang kemajuan, berbicaralah hanya tentang keberhasilan
  • Jadikan kebiasaan meminta nasihat dari orang yang benar-benar tahu
  • Untuk membuat orang lain antusias, Anda sendiri harus lebih dahulu antusias
  • Dalam segala yang Anda lakukan, Lakukanlah dengan bersemangat
  • Orang melakukan lebih banyak untuk Anda jika Anda membuat mereka merasa penting
  • Gunakan tindakan untuk menyembuhkan ketakutan dan mendapatkan kepercayaan diri
  • Nothing in life is to be feared, It is only to be understood (Marie Curie)
  • Kebanyakan dari kegagalan dalam kehidupan adalah karena manusia tidak sadar bahwa mereka nyaris sukses sewaktu putus asa (Thomas Edison)
  • Kegagalan bukanlah suatu pertanda telah tamat dan kesuksesan juga tidak pernah berakhir (Dr. Robert Schuller)
  • Mereka yang tidak pernah mendaki jarang jatuh (Jhon Greenleaf Whittier)
  • Saya lebih rela mencoba sesuatu yang hebat dan gagal; daripada tidak mencoba apa-apa dan langsung sukses
  • Kegagalan dan kekecewaan membuat kita begitu tertekan, tetapi ia juga mendatangkan kekuatan, membentuk watak, dan ketahanan diri, yang menjadi bekal penting guna mencapai kesuksesan
  • Kesuksesan tidak akan tercapai kecuali Anda mau mengambil resiko, meneruskan perjuangan, bersedia gagal dengan menyedihkan, dan berjuang kembali (Philip Adams)
  • Kegagalan adalah PROSES penemuan kesuksesan (Engkus Kusmana)
  • Satukali gagal berarti satu benih kesuksesan ditanam, Duakali gagal berarti dua benih kesuksesan telah ditanam .......seribu kali gagal berarti seribu kali benih kseuksesan telah ditanam...dan kita tinggal menunggu waktu panen datang (Engkus Kusmana)
  • Di setiap kegagalan selalu ada hal baru untuk dicoba (Engkus Kusmana)
  • Ketika Anda berhenti membuat kesalahan, Anda sebenarnya telah berhenti belajar (Billi Lim)
  • Senjata kaum lemah adalah keluhan
  • Pada saat ujian diberikan, muncullah orang-orang yang berhasil dan orang-orang yang gagal
  • Barang siapa bercita-cita tanpa amal perbuatan maka cita-citanya akan menyertai kematiannya
  • Jangan takut kepada penentangmu. Layang-layang terbang karena menentang angin, bukan karena mengikutinya
  • Dari kebodohan kita berbuat salah dan dari kesalahan kita belajar
  • Kehidupan adalah harapan, dan orang yang kehilangan harapan telah kehilangan kehidupan
  • Barangsiapa bekerja keras, maka tidak ada waktu baginya untuk mencucurkan airmata
  • Sabar adalah jalan yang penuh duri, jika anda mampu melewatinya, Anda akan dapat meraih maksud dan tujuan
  • Orang besar adalah mereka yang berhasil bangkit sesudah menemui kegagalan
  • Pekerjaan yang sukses adalah pekerjaan yang didasarkan pada perencanaan matang dan rasional
  • Tiga jalan untuk mencapai kesuksesan: percaya kepada diri sendiri – selalu jujur – bekerja keras dan tekun
  • Kehidupan manusia adalah medan peperangan tanpa gencatan senjata
  • Orang yang paling bangkrut dalam hidupnya ialah yang kehilangan semangat hidup
  • Bagi orang yang kehilangan segala-galanya –kecuali semangatnya—maka tahun-tahun kegagalan akan disusul dengan tahun-tahun kesuksesan
  • Orang yang tidak pernah merasakan pahit getirnya kemiskinan tidak akan merasakan lezatnya kekayaan
  • Kegagalan banyak terjadi karena ia punya banyak cara, sedangkan kesuksesan sukar dicapai karena ia hanya memiliki satu cara
  • Orang yang percaya diri tidak membutuhkan pujian orang lain
  • Ketika orang menjegal Anda dari belakang, ketahuilah bahwa sekarang Anda berada di depan
  • Ketika manusia melihat cahaya, barulah ia bisa membedakannya dengan kegelapan
  • Orang yang paling menganggur ialah orang yang orang yang tidak bisa memanfaatkan waktu luangnya
  • Pukulan yang tidak menyebabkan kematian seseorang akan menambah ketabahan dan ketegarannya
  • Apabila Anda masih memiliki harapan, tidak ada yang mustahil bagi Anda
  • Barangsiapa tidak tahan terhadap kejenuhan dan kepayahan menuntut ilmu dalam satu jam, maka dia harus tahan dalam kerendahan kejahilan seumur hidup
  • Jika Anda mampu mengambil pelajaran dari berbagai macam peristiwa, Anda tidak perlu lagi melakukan pilihan
  • Tiga hal yang buruk: dusta, malas, pesimistis

  • Pencuri yang “mencuri” masa kemudaan kita adalah zaman
  • Satu-satunya cara menghindari kesalahan ialah dengan memiliki pengalaman. Dan satu-satunya cara memperoleh pengalaman ialah dengan melakukan kesalahan beberapa kali
  • Janganlah Anda berbicara tanpa akal, dan jangan Anda bekerja tanpa perencanaan
  • Janganlah Anda merasa kecewa jika tidak mengerti, tetapi hendaklah Anda merasa kecewa karena tidak belajar
  • Hanya saya yang bisa mengubah hidup saya. Tak ada yang bisa melakukannya untuk saya (Carol Burnett)
  • Semakin keras saya bekerja, nasib baik akan semakin berpihak kepada saya (Stephen Leacock)
  • Anda tidak dapat berbahagia jika Anda masih membenci diri sendiri
  • Semakin spesifik Anda mendefinisikan apa yang Anda cita-citakan dalam hidup ini akan semakin besar kemungkinan bagi Anda untuk mencapai cita-cita tersebut
  • Tubuh yang statis cenderung untuk terus diam, dan tubuh yang dinamis cenderung untuk terus bergerak
  • Langkah pertama menuju pelaksanaan hal-hal yang Anda inginkan merupakan langkah yang sangat penting, karena langkah-langkah berikutnya secara alamiah akan mengikuti langkah-langkah awal yang telah dilakukan
  • Tak ada orang yang menjadi orang besar hanya karena meniru (S. Johnson)
  • Anda harus belajar merayap sebelum pergi
  • Bagi hati yang mempunyai niat, tidak ada yang mustahil
  • Ketika kita tahu ada kelemahan, kita jawab “kita berani”
  • Berhasil itu ukuran relativitas, adapun tujuan yang baik, rencana akan terealisasi dengan baik
  • Learning by doing it’s good but not the best way. Need enough times to make perfect. Just agaist the wall of fear. How much time was reject for a doubt. Now, do it anything you have to do
  • Untuk mengetahui apa yang sedang dipikirkan orang, perhatikan apa yang mereka lakukan ketimbang apa yang mereka katakan (Rene Descartes, filsuf Prancis, 1596-1650)
  • Bahasa adalah busana dari pemikiran kita (Samuel Johnson, penulis Inggris, 1709-1784)
  • Hanya saya yang bisa mengubah hidup saya. Tak ada yang bisa melakukannya untuk saya (Carol Burnett, majalah Warta Bisnis, edisi 28/II/Juli 2004)
  • Seseorang yang mempunyai kepercayan diri, disamping mampu mengendalikan dan menjaga dirinya, juga mampu mengubah lingkungannya (John Fereira)
  • Hidup adalah mengenai perubahan. Jika anda tidak melakukan perubahan hari ini, Anda akan berada dalam petaka yang mengerikan karena dunia berubah lebih cepat daripada sebelumnya (Robert T. Kiyosaki)
  • Pujian dan makian tidak mempengaruhi hidupku. Kehidupan ini bagiku ibarat lautan luas, pujian dan cacian merupakan ombaknya, yang berubah setiap saat (Hazrat Inayat Khan)
  • Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh (John Gray)
  • Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang-ulang. Oleh karena itu, keunggulan bukanlah suatu perbuatan, melainkan sebuah kebiasaan (Aristoteles)
  • Satu perbedaan antara orang sukses dan orang biasa-biasa saja adalah berapa banyak kritikan yang bisa mereka terima. Orang biasa tidak akan bisa menerima banyak kritikandan itulah sebabnya mereka menjadi biasa-biasa saja sepanjang hidup mereka (Robert T Kiyosaki)
  • Kehidupan menggenggam suatu misteri besar yang sangat lazim, yang dimiliki oleh setiap orang. Misteri tersebut adalah misteri waktu. Kalender dan jam hanyalah sarana pengukur waktu, tetapi kalender dan jam tidak banyak berarti karena waktu yang sebenarnya adalah kehidupan itu sendiri (Michael Ende, dalam Majalah sukses dan prestasi, volume V, hal 34)
  • Hari ini berlalu cepat seperti kuda yang talinya terlepas. Waktu yang baik itu lari bagai kencangnya awan. Menyia-nyiakan waktu yang baik itu adalah suatu kerugian dan penyesalan
  • Kelalaian yang paling sering disesali orang ialah tidak mempergunakan waktu ketika ada kesempatan untuk kebaikan
  • Kesempatan itu datang dengan tiba-tiba dan perginya pun tidak memberitahu
  • Jangan menunggu jika keadaan tampak menjadi lebih baik
  • Tiap-tiap hasil yang besar adalah gabungan dari hasil-hasil yang kecil. Ingatlah bahwa sukses besar itu bermula dari sukses yang kecil-kecil (Drs. A.F Jaelani, Membuka Pintu Rezeki, Gema Insani Press)
  • Jika Anda ingin betah pada pekerjaan yang Anda geluti, Anda harus mempunyai minat yang besar terhadap pekerjaan itu (Drs. A.F Jaelani, Membuka Pintu Rezeki, Gema Insani Press)
  • Berusahalah dengan apa yang ada pada Anda. Jangan menunggu hingga terciptanya sesuatu yang besar baru Anda bertindak (Drs. A.F Jaelani, Membuka Pintu Rezeki, Gema Insani Press)
  • Sebutir kepercayaan diri lebih besar nilainya daripada sekarung bakat yang tertidur
  • Orang yang tidak yakin bahwa tujuannya akan tercapai, sebenarnya telah jatuh sebelum melangkah
  • Berani hidup, tak takut mati...Takut mati, jangan hidup...Takut hidup, mati saja!...Keberuntungan itu terdapat hanya pada orang yang berani...Dan, pada orang yang penakut, tertutup ...Berhasil-tidaknya maksud kita bergantung pada keberanian kita
  • Jika ingin berhasil, janganlah memikirkan kegagalan ketika bertindak
  • Kemasyuran kita tidak terletak pada kenyataan bahwa kita tidak pernah jatuh tetapi bahwa kita bangkit lagi setelah jatuh
  • Berpikir baik akan diikuti oleh kebaikan, Berpikir buruk akan diikuti oleh keburukan, Anda adalah apa yang Anda pikirkan (orang bijak)
  • Air yang kelihatan lemah dan lembut itu sebenarnya keras sehingga dapat memecahkan batu, dan listrik yang dijalankan oleh air dapat menjalankan kereta api
  • Pergeseran batu yang keras saja yang dapat menerbitkan api (orang bijak)
  • Orang yang tidak tahu cara hidup yang baik, harus bisa meninggal dengan baik(George Bernard Shaw)
  • Hidup memang semakin buruk karena kita semakin tua setiap hari (Reverend P.F. How)
  • Semakin keras kita bekerja, semakin jauh kita dari berpikir gagal, dan semakin dekat dengan keberhasilan
  • Tunjukkan dan lakukan kebaikan sekarang juga, dan jangan ditunda atau diabaikan. Karena waktu tidak akan sama lagi (William Penn)
  • Kesenangan terbesar adalah melakukan apa yang menurut orang lain tidak mampu kita lakukan (Walter Bagehot)
  • Kemasyuran adalah sumber kerja keras, bukan kebahagiaan (Johann L. Von Mosheim)
  • Segala sesuatu yang ingin Anda kerjakan harus menjanjikan manfaat bagi Anda atau Anda tidak akan termotivasi untuk melakukannya
  • Memiliki pengetahuan yang lebih luas akan memperbanyak pilihan dalam melakukan suatu keputusan sehingga akan melahirkan kekuatan pribadi
  • Apapun yang dapat Anda lakukan, atau ingin Anda lakukan, mulailah. Keberanian memiliki kecerdasan, kekuatan, dan keajaiban di dalamnya (Goethe)
  • Semakin Anda berinteraksi dengan lingkungan, semakin mahir Anda mengatasi situasi-situasi yang menantang dan semakin mudah Anda mempelajari informasi baru
  • Ambil risiko! Jangan mundur!
  • Keahlian memerlukan latihan dan pengulangan
  • Satu-satunya kegagalan dalam hidup adalah kegagalan untuk mencoba
  • Harapkan yang terbaik, dan Anda akan mendatangkan yang terbaik untuk menjadi kenyataan
  • Jangan melangkah setengah hati...!!!
  • Dalam batas tertentu, kegagalan terjadi karena setengah hati bukan karena kita tidak mampu
  • Melaksanakan suatu pekerjaan harus didasarkan pada tiga dimensi kesadaran: Aku tahu, Aku berharap, Aku berbuat...(Deni S. Suryanegara, majalah Usaha Mulia, Edisi khusus I/VII-X/2003, halaman 64)
  • Manusia hanya bisa memanusiakan dirinya lewat bekerja (Deni S. Suryanegara, majalah Usaha Mulia, Edisi khusus I/VII-X/2003, halaman 64)
  • Rasa percaya diri merupakan syarat untuk berhasil (Fadel Muhammad)
  • “Saya selalu percaya tidak ada yang tidak bisa dipelajari di dunia ini. Kuncinya adalah: punya keyakinan, mau belajar dan kerja keras” (Fadel Muhammad)
  • Belajar adalah hidup
  • Jangan hanya duduk. Lakukan sesuatu!
  • Saat Anda menjual buku kepada seseorang, Anda tidak menjual kepadanya 12 ons kertas, tinta, dan lem – Anda menawarkan kehidupan yang sama sekali baru (Christopher Morley)
  • Setelah Sebuah masa kehancuran maka datanglah titik balik. Cahaya penuh daya yang dahulu hilang, kini bersinar kembali. Segala sesuatu adalah gerak, namun bukan oleh tenaga... Gerak itu alami, mengalir spontan. Karena itulah pergantian menjadi mudah. Yang lama berakhir, yang baru terlahir. Keduanya berlangsung dalam saat yang telah ditentukan, karenanya tidak ada luka yang ditimbulkan (I Ching)

Reference:

Abdul Aziz Salim Basyarahil, 1998, Hikmah dalam Humor, Kisah dan Pepatah, Jilid 5 dan 6, Gema Insani Press, Jakarta.

A.F Jaelani, 1999, Membuka Pintu Rezeki, Gema Insani press, Jakarta.

Andrias Harefa, 2006, Menjadi Manusia Pembelajar, Kompas, Jakarta.

Bambang Suharno, 2006, Langkah Jitu Memulai Bisnis dari Nol, Penebar swadaya, Jakarta.

Billi PS Lim, 2003, Berani Gagal – Hikmah Kegagalan, Delapratasa Publishing.

Bobbi De Porter and Mike Hernacki, 1999, Quantum Learning, Kaifa, Bandung.

Dave Meier, 2000, The Accelerated Learning, Kaifa, Bandung.

David J Schwartz, 1996, Berpikir dan Berjiwa Besar, Binarupa Aksara, Jakarta Barat.

Fadel Muhammad, 2000, Saya Pilih Jadi Pengusaha, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta.

Waidi, 2006, On Becoming A Personal Excellent – kiat mutakhir sukses tanpa modal, Elex Media Komputindo.

William J. Reilly, 1994, Mencapai Cita-cita, Mitra Utama, Jakarta.

Majalah Intisari, edisi Oktober 1985.

Majalah Intisari, edisi Februari 1992.

Majalah Intisari, edisi Desember 2002.

Majalah Usaha Mulia, edisi I/VIII – X/2003

Majalah Percikan Iman, No 11 Th. VI November 2005 M/Ramadhan 1426 H

Majalah Tarbawi, edisi 62 Th. 5/Rabiul Tsani 1424 H/26 Juni 2003 M

Etc, yang mungkin tak sempat saya ketahui (yang pasti karena saya lupa [pelupa maklum geus kolot]) dari mana kata mutiara itu kutemukan.

Semoga bermanfaat.....

Salam GF,

Diposting oleh: eeng